Shadow

Seleksi CPNS 2020 Di Usulkan Untuk Ditiadakan

cpns

Rekrutmen CPNS 2020 dan Seleksi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahun 2020 ditiadakan karena ada bencana wabah virus corona, COVID-19.

Rencana ini didukung pemerintah, rekrutmennya CPNS dan PPPK akan digelar tahun depan tepatnya pada 2021 kedepan.

Di katakan oleh Plt Deputi SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Teguh Wijinarko secara langsung mengatakan sejatinya pemerintah berencana merekrut CPNS dan PPPK tahun anggaran 2020.

Namun, karena adanya bencana Covid-19 membuat rencana itu tersebut batal digelar tahun ini.

“Untuk masalah rekrutmen CPNS dan PPPK 2020, akan digelar di 2021. Tidak akan mungkin rekrutmen digelar dalam situasi seperti ini seperti yang masih dilanda wabah COVID-19 ini. Apalagi pemerintah tengah fokus pada penangan Covid-19 dan semua warga indonesia harus mendukung pemerintah untuk mengatasi wabah bencana ini.

Meski dikatakan ditunda sampai 2021, usulan formasi aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh instansi pusat dan daerah prosesnya tetap berjalan seperti rencananya.

Masing-masing instansi yang mewajibkan memetakan kebutuhan ASN selama lima tahun ke depan. Usulannya dimasukkan ke dalam e-Formasi yang telah disusun sebelumnya.

Teguh juga memaparkan, dalam pengusulan untuk kebutuhan ASN, tidak hanya PNS tetapi juga PPPK. Untuk tahun anggaran 2020, sampai persentasenya 50 persen PNS, 50 persen PPPK akan tetap dilakukan.

“Karena itu Perpres jabatan PPPK sudah ada makanya untuk usulan kebutuhan ASN tidak hanya PNS saja. Instansi harus mengusulkan kebutuhan PPPK juga,” terangnya.

Menurut Teguh, dengan adanya formasi PPPK yang baru, pengisian jabatan untuk PNS akan berkurang dari tahun ke tahun dimulai tahun ini.

Sesuai amanat UU ASN ini, persentase PNS sudah lebih sedikit dibandingkan PPPK. PNS hanya diisi untuk jabatan struktural dan PPPK jabatan fungsional.

“Dalam Perpres ini Jabatan Dapat Diisi PPPK baru 147 jabatan fungsional yang terdaftar begitu juga dengan jabatan lain. Namun, jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai kebutuhan instansi akan jabatan di PPPK,” tutupnya.